Pages

Rabu, 18 Januari 2012

#30harimenulissuratcinta - "hei kamu, seseorang yang aku tak tahu rupanya namun aku yakin akan hadirnya"

bisakah ini di sebut opening? ya sudahlah, sebut saja opening...*maksa, haha*

berawal dari kejenuhan tingkat yang setinggi-tingginya tingkat (lebih dari sekedar tingkat dewa.. hahaha..) buat belajar. akhirnya niat kepo pun muncul, iseng-iseng ngulik twitter orang, ngintip-ngintip yang lagi mention-mentionan mesra sampe yang berantem di timeline (apaan coba ini -.-"), akhirnya terpakulah pada sebuah hastag dari tweet seorang teman "#30harimenulissuratcinta". tanpa disadari seperti sesuatu sedang menggelitik, menjalar hingga ke ubun-ubun, dan membuat jemari gatal pengen cepat-cepat ikutan, akhirnya sebelum terindikasi penyakit 'kepengen nulis' atau 'demam hasrat tak sampai', tanpa banyak cincangcincong lagi, ini surat aku untuk kamu, ya untuk 'kamu'! :)

sungguh aku bukan pujangga yang bisa merangkai indah nya kata-kata. aku juga bukan penyair yang bisa melahirkan indahnya syair. apalagi sastrawan, aku bukan sastrawan yang bisa menelurkan puisi-puisi yang menawan. tapi aku akan mencoba menjadi itu semua, demi menulis sepucuk surat untuk kamu yang aku tak tahu rupa-nya namun aku yakin akan hadir-nya :)

hei kamu,
sedang apa kamu sekarang?
ah... mungkin terlalu basi pertanyaan ku ini, terlalu biasa, datar, dan terlalu umum. hm, bagaimana jika aku tambahkan kata 'sayang'? oh tidak, mungkin lebih baik jika aku ubah kata-kata 'kamu' menjadi 'sayang'. apa kali ini masih terdengar biasa, datar dan terlalu umum? aku kira tidak, semoga :)

maaf jika aku  sedikit lancang memanggil mu dengan 'sayang'. aku hanya berharap kita akan semakin akrab dengan 'kata' itu. meski engkau belum mengizinkan aku memanggil mu dengan kata itu, namun ada getaran didalam  sini yang meronta-ronta meyakinkan ku bahwa engkau mengizinkan ku, dan bahkan ingin lakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan. apakah itu benar adanya, 'sayang'? :)

boleh aku menanyakan sesuatu 'sayang'? :)
meski engkau tak mengizinkan pun, aku akan tetap bertanya, "bagaimana kabar mu saat ini 'sayang'?"
aku hanya khawatir dengan kondisimu, kesehatan mu. bukan satu atau dua kali aku khawatir, tapi hampir setiap detik yang ku miliki, aku mengkhawatirkan mu. aku hanya khawatir engkau belum bisa mengurus dirimu secara benar, karena seharusnya yang mengurus dirimu adalah aku. Maaf, jika saat ini aku belum bisa menunaikan tugas ku itu, karena ada tugas lain yang harus aku selesaikan terlebih dahulu sebelumnya. aku harus belajar sebanyak-banyaknya, mendapatkan ilmu seluas-luasnya, dan menyelesaikan pendidikan ku dengan hasil yang sangat memuaskan. agar kelak ketika aku sudah siap. aku bisa mengabdikan diri ini sepenuhnya untuk menunaikan tugas besar ku, menjadi dokter pribadi mu :)

'sayang', boleh aku tau sedang bersama 'siapa'kah kamu sekarang? :)
maaf lagi jika aku terlalu lancang dan terkesan seperti selalu ingin tahu, bahkan untuk hal privacy seperti ini. mungkin engkau mengira aku jealous saat ini, karena engkau sedang bersama atau bahkan menjalin hubungan dengan seseorang. sedikit banyak, engkau benar sayang :) .but it's not problem. May be you are not in the right direction now. But, I'm pretty sure you'll come to me Because I'm a final. Yes, I'm your destination. 

banyak hal yang masih menumbuhkan tanda tanya di kepala  ku tentang  kamu 'sayang' :)
tentang bagaimana rupa mu, apakah engkau seperti nabi yusuf? jikapun bukan, aku  tetap menerima mu apa ada nya. karena bukan rupa yang menjadi prioritas utama. prioritas utamaku, hanyalah engkau memiliki rupa :p hehehe.. karena akan sangat aneh bukan jika seseorang tidak memiliki rupa :p

tentang  bagaimana suara mu, aku merindukan engkau memanggil nama ku atau bahkan membisikan lantunan kata-kata indah di telingaku. ya..walaupun aku belum pernah mendengar suaramu, tapi aku yakin aku akan selalu meerindukan suara itu :)

tentang bagaimana pola fikir mu, pola pikir yang akan membuat ku terkagum-kagum di buat nya :) seorang pemimpin, yang akan memberikan lentera pada pikiran ku yang seringkali seperti katak dalam tempurung, terlalu sempit... terlalu gelap, tapi engkau yang akan memberi tahuku bahwa dunia luar jauh lebih luas, hebat, dan menyenangkan :)

tentang bagaimana ahlak dan prilaku mu, yang aku pastikan akan membuat ku luluh dengan keindahan ahlak mu :) dengan cara mu bertindak sebagai seorang pemimpin, dan dengan cara mu memperlakukan aku bagai satu-satu nya permaisuri mu, karena sesungguhnya aku memang  satu :)

tentang  bagaimana diri mu yang sesungguh nya :) karena aku yakin, engkau lebih indah dari sekedar khayalan yang selalu bercokol dan hilir mudik di pikiranku, wahai seseorang yang aku tak tahu rupa, suara, pola fikir, ahlak, prilaku dan semua tentang mu, namun aku yakin akan hadirmu (kelak).






with love,




Isuta Faniami
-calon istri dan pendamping hidupmu kelak-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

di mohon comment nya >.< pasti isuta baca dan moderasi :) makasih banget lho :D